Harmoni dan Profesionalisme Tercermin dalam Penyambutan Ketua PTA Palangka Raya di PA Pangkalan Bun
Harmoni dan Profesionalisme Tercermin dalam Penyambutan Ketua PTA Palangka Raya di PA Pangkalan Bun || (13/08/2025)
Pangkalan Bun, 13 Agustus 2025 – Suasana hangat namun penuh wibawa menyelimuti halaman Pengadilan Agama Pangkalan Bun sejak pagi. Tepat pukul 10.00 WIB, rombongan yang dinanti pun tiba. Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya, Drs. H. Tarsi, S.H., M.H.I., hadir untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus pembinaan.
Kehadiran beliau disambut langsung oleh Ketua PA Pangkalan Bun, H. Samad Harianto, S.H., M.H., didampingi Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, dan seluruh aparatur peradilan. Senyum ramah, jabat tangan penuh penghormatan, dan sapaan hangat menjadi pemandangan yang menegaskan keharmonisan hubungan antar pimpinan di lingkungan peradilan agama Kalimantan Tengah.
Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat profesionalisme aparatur. Agenda utama adalah Pembinaan langsung kepada seluruh pegawai PA Pangkalan Bun, di mana Ketua PTA Palangka Raya menekankan pentingnya integritas, pelayanan prima, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi dalam sistem peradilan.
Menariknya, dari ruang media center PA Pangkalan Bun, Ketua PTA Palangka Raya juga memimpin pembinaan secara daring melalui Zoom Meeting kepada seluruh Pengadilan Agama di wilayah Kalimantan Tengah. Dengan demikian, pesan-pesan pembinaan tidak hanya dirasakan secara langsung oleh PA Pangkalan Bun, tetapi juga tersampaikan serentak kepada seluruh jajaran peradilan agama di provinsi ini.
Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan harus selalu mengedepankan nilai “Cepat, Tepat, dan Berintegritas”.
Ketua PA Pangkalan Bun, H. Samad Harianto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta pembinaan yang diberikan. Kunjungan berakhir dengan sesi foto bersama seluruh jajaran, meninggalkan kesan mendalam bahwa harmoni dan profesionalisme bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang terus dirawat dalam lingkungan peradilan agama (Tim Redaksi - IP)








